CALL US: 305-477-9800

demo

You are here: HomeTutorial Menganalisa Prediksi Dalam Pertandingan Bola
Tutorial Menganalisa Prediksi Dalam Pertandingan Bola

Tutorial Menganalisa Prediksi Dalam Pertandingan Bola

Ketika menonton sayembara sepakbola di layar kaca kita kadang kala disajikan aksi tebak skor yang dikerjakan para ahli. Walau merampok, saya bukan percaya tebak skor merupakan sesuatu yang seharusnya dikerjakan.

 

Kalau selevel[cak] untuk fun and games bolehlah, tapi tentu gak perlu dianggap serius karena tidak ada kecil logika yang cukup untuk menebak skor akhir 1 buah pertandingan.

 

Berbeda dengan menebas siapa tim yang akan menang -- atau kalau pertandingan hendak berakhir beserta seri. Menebas seperti itu rutin saja dijalani, walau saat akhirnya bola itu melingkar sehingga pemenang pun kerap kali cela diprediksi. Mengapa? Karena tersedia tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

 

Melalui tulisan ini hamba akan bagikan beberapa trik membuat antisipasi yang ketat. Bukan menandakan saya saja benar di memprediksi satu pertandingan. Tentu saja tidak, walau dengan terbatas berbangga (sediiiikit saja) beta memiliki rekor kebenaran perkiraan yang sempurna tinggi: pada umumnya 3 dari 4 prediksi saya cocok kenyataan.

 

Dua bulan pra terjadi, beta memprediksi mau terjadi All German final di Liga Champions. Pada final, dikategorikan di depan beribu-ribu warga Surabaya yang memadati sebuah kalender nonton bareng, saya memprediksi Bayern Munich akan mengalahkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben serupa penentu kemenangan. Sebelum ini saya pula meyakini bahwa Atletico Madrid akan memenangkan Copa Del Rey. Terakhir, saya mengibaratkan Belanda hendak mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

 

Yang ingin hamba tekankan di sini adalah; bayangan bisa sah bisa melenceng, tapi yang penting satu buah prediksi mutlak harus punya dasar pikiran atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, sebuah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, 1 buah keberuntungan semata.

 

Dengan analisa yang sah maka unsur keberuntungan mengecil. Siapa pemenangnya tetap pula tidak sanggup diprediksi berdasar pada 100%, bahkan prediksi mengenai skor simpulan. Akan tetapi, presentase kemungkinan ketelitian prediksi naik tajam.

 

Abdi ajak Engkau untuk membahas beberapa prediksi terakhir hamba guna menjabarkan beberapa pijakan penting yang saya serius akan produktif bagi Engkau saat menguji memprediksi pertentangan.

 

Di antara dugaan yang saya sebut dalam atas, ketelitian soal Atletico saya akui beruntung [karena tendangan Real Madrid berkali-kali menyerempet mistar tiang Atletico]. Walaupun demikian terdapat logika pada belakang perkiraan tersebut: Atletico juara walaupun Real Madrid jauh kian berkualitas. Prasarana masa menggemakan ketidakrukunan tokoh Madrid dengan pelatihnya, Jose Mourinho, & bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

 

Atas media asing saya menelan kabar bahwa Ronaldo serta Mourinho juga tidak akur (berita mengenai hal itu baru terserondok di Indonesia beberapa ruang lalu). judi bola online Serupa pelatih beta paham resmi arti kesentosaan tim dalam dan di luar lapangan dan dampaknya bagi performa tim. Hal ini disematkan faktor Falcao yang padahal on fire, yang membuat saya kekar memilih Atletico sebagai pemenang.

 

Tips perkiraan 1: Pertimbangkan suasana pada tim, bahkan saat sebuah turnamen berlaku di mana pemain mesti terus rapi tanpa bisa menghindari rekan-rekannya.

 

Tip prediksi 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung ataupun saat perbandingan cup, kemonceran striker amat menentukan. Tatkala pertandingan persatuan kualitas zaman panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta semata elemen menyunggi lainnya. Tatkala laga cup/turnamen kemonceran striker lebih mengukuhkan, walau kurnia keseluruhan menyunggi juga harus dipertimbangkan.

 

Saat memprediksi kemenangan Belanda 3-0 atas Nusantara saya menentang hati nurani. Berdasar pada subjektif abdi membela Nusantara tentunya. Akan tetapi, saat mengenakan kacamata bercap objektivitas, kalian semua wajar setuju jika Belanda tersendiri di untuk Indonesia. Dan lalu mengapa bukan memprediksi skor akhir yang lebih mendorong? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat sedangkan Indonesia dengan bermain maksimum gairah, jadi akan siap mereduksi pertarungan kualitas. Menjadi, skor tipis atau gede bisa saja diprediksi beserta sound logic -- namun kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, merupakan keberuntungan semata.

 

Tips antisipasi 3: Hindari membela satu buah tim ketika membuat prediksi. Kita piawai selalu bertafakur tim mahkota kita menang, tapi ketika membuat bayangan tentu mantik harus diutamakan di kepada fanatisme berkesinambungan.

 

Saya tersenyum saat menduga di 1 buah media sekiranya tentang persamaan-persamaan final Perhubungan Champions tahun ini beserta tahun 1997 saat Dortmund menjadi juara terakhir kali. Banyak pembaca saya tetap terpancing untuk memprediksi kemajuan Dortmund berdasarkan fakta-fakta ini. Mereka meleng bahwa fakta-fakta tersebut merampok dan benar-benar benar adanya, namun gak memiliki kolerasi apapun beserta pertandingan kesimpulan Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah fakta dengan fenomena yang lain adalah salah satu rupa dari sekian banyak tingkah fallacy of logic.

 

Trik prediksi 4: Jangan terpancing para pewarta yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang karakternya sebatas entertainment (menarik), namun dijual seakan akan gesit menjadi limbung membuat satu prediksi pertandingan.

 

Dalam vokal yang sama statistik pertandingan antara Dortmund vs Bayern pula dimunculkan muncul bertahun-tahun ke belakang. Karena histori statistik Dortmund memang mulia saat menggulung Bayern, tidak sedikit yang lantas menilai BVB akan dapat mengalahkan Bayern di pucuk Eropa. Hal ini jahat. Mengapa? Sebab statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik mula musim pun tidak mampu dengan rambang menjadi tonggak. Perkembangan ke-2 tim mulai pertemuan belakang perlu dipertimbangkan.

 

Tips perkiraan 5: Gunakan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Anda pada statistik pertandingan rumpang kedua menjimbit yang paling dekat beserta saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) ke-2 tim secara keseluruhan (melawan siapa saja), untuk kurun waktu akhir-akhir ini aja.

 

Karena prediksi saya kadang kala saya munculkan di twitter (@coachtimo), penuh pihak minta saya memprediksi berbagai festival lainnya. Mayoritas saya abaikan atau saya tolak dengan alasan tenang paham menyerempet kekuatan ke-2 tim. Keterangan saya ini senafas dengan tips dugaan berikut.

 

Trik prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat dugaan tanpa dilatar belakangi kabar dan pesiaran yang baik mengenai kru atau perkongsian tersebut. Kalau bukan pakarnya English Premiere League, contohnya, hindari memproduksi prediksi tentang MU vs Chelsea. Kalian mustahil jadi pakar mengenai semua perkongsian yang terselip. Akui saja.

 

Tips antisipasi 7: Kalian juga gak seharusnya menjangka setiap sayembara. Ada waktunya pertandingan sangat sulit diprediksi. Analisa Anda deadlock. Prosentase kemenangan bagi kedua menjimbit menurut Engkau 50-50. Bahwa sudah begitu tahan muncul, hindari mengempa diri memproduksi prediksi. Beserta demikian prosentase kejituan perkiraan anda bakal meningkat.

 

Tetap banyak suara miring lainnya yang bisa dan patut dimanfaatkan dalam membuat sebuah prediksi yang berkualitas. Karena keterbatasan tempat hamba berhenti hingga di sini dulu.

 

Ingat: satu buah prediksi yang berkelas gak melulu ditentukan oleh kesahan prediksi itu. Sebuah bayangan yang berkelas, baik betul maupun melenceng, seharusnya dinilai dari reason atau pembawaan analisa yang ada dalam belakangnya.